Kisah Nabi Zakariya Yang Ingin Memiliki Anak Yang Sholeh

Mukjizat Doa Nabi Zakaria Memohon Keturunan dalam Hidupnya

Setiapa pasangan yang sudah menikah tentunya menginginkan untuk segera memiliki anak. Namun hanya Allah lah yang bisa memberikan anak. Hanya Allah lah yang berkuasa menganugerahkannya. Sehingga sangat penting bagi kita selalu memohon dan berdoa kepada  Allah Subhana Wa Ta’ala agar Dia berkenan menganugerahkan anak. 

Banyak doa-doa ingin mendapatkan keturunan yang termaktub di dalam Al Quran. Tentunya ini merupakan doa-doa terbaik untuk mendapatkan keturunan karena doa tersebut pernah diucapkan oleh para Nabi dan Rasul. Lalu kita bisa mencontoh dan mengamalkan doa-doa tersebut. Dari sekian banyak doa meminta keturunan di dalam Al Quran, salah satunya adalah doa yang pernah diucapkan oleh Nabi Zakariya yang berbunyi :

Rabbi Hablii Mina Ladunka Dzurriyyatan Tyoyyibatan Innaka Samiuu-ud du’aa.

Artinya : “Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik di sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa”. (QS. Ali Imran : 38).  

Doa meminta keturunan ini dipanjatkan oleh Nabi Zakarya AS yang kisah lengkapnya diterangkan Allah Subhana Wa Ta’ala dalam Surat Ali Imran ayat 38-41. Untuk lebih jelasnya mari kita simak kisah lengkapnya berikut ini.

Disanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya seraya berkata, “Ya Tuhanku berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.” Kemudian pada malaikat memanggilnya ketika dia berdiri melaksanakan shalat di mihrab (katanya) “Sesungguhnya Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan kelahiran (putramu bernama) Yahya yang membenarkan sebuah kalimat (firman) dari Allah, panutan, berkemampuan menahan diri dari hawa nafsu dan seorang Nabi diantara orang-orang sholeh. 

Dia Zakaria berkata, “Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapatkan anak sedangkan aku sangat tua dan istriku seorang yang mandul.” Allah berfirman, “Demikianlah Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.” Zakariya berkata, “Ya Tuhanku berilaa aku sesuatu tanda (bahwa istriku mengandung)”. Allah berfirman, “Tanda bagimu adalah bahwa engkau tidak bisa berbicara dengan manusia selama tiga hari kecuali dengan isyarat dan sebutlah(nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari.” (QS. Ali Imran : 38-41). 

Keajaiban Doa Nabi Zakariya

Dalam hal ini, Syaikh Wahbah Az Zuhaili menafsirkan ayat di atas dengan menjelaskan bahwa Nabi Zakariya menginginkan seorang anak terutama setelah melihat Maryam yang mencurahkan seluruh waktu serta tenaganya hanya untuk beribadah kepada Allah Subhana Wa Ta’ala. 

“Maka Nabi Zakariya berdoa kepada Allah Subhana Wa Ta’ala agar dikaruniai anak yang sholeh seperti Maryam dari keturunan Nabi Yaqub AS seraya berkata, “Ya Tuhanku Engkau Maha Mendengar setiap ucapan, memperkenankan setiap doa yang baik,’ tulis Syaikh Wahbah dalam Tafsir Al Munir. 

Terkait kata ‘malaa-ikah’ dalam ayat tersebut, beliau menjelaskan, menurut jumhur ulama tafsir, malaikat yang berbicara kepada Nabi Zakariya adalah Jibril. Namun, menurut Al Qurthubi yang berbicara dengan Nabi Zakariya adalah para malaikat banyak. Artinya perkataan atau panggilan tersebut berasal dari para malaikat.

Singkat kata Allah Subhana Wa Ta’ala telah mengabulkan doa minta keturunan dari Nabi Zakariya. Walaupun Nabi Zakariya sendiri sudah berusia cukup tua dan istrinya mandul. Tentunya hal ini sangat tidak logis untuk mendapatkan anak. Namun, kalau Allah sudah berkehendak maka tidak ada sesuatu yang mustahil bagi Allah. 

Mungkin itu saja artikel kali ini tentang kisah Nabi Zakariya yang berdoa ingin mendapatkan anak yang sholeh. Jadi, bagi anda yang ingin segera mendapatkan keturunan yang sholeh bisa mengamalkan doa Nabi Zakariya ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *