Bagaimana Doa Pelunas Utang agar Kita Tenang dan Bebas dari Utang

Doa Tobat dari Perbuatan Dosa, Ayat, Latin dan Terjemahannya

Utang adalah segala hal yang dipinjam baik berupa barang ataupun uang baik tunai maupun non tunai. Utang merupakan kewajiban, janji sesuatu yang harus kita bayar atau kembalikan. Dalam Islam utang diperbolehkan jika situasi dan kondisi yang mendesak. Tetapi yang berutang mempunyai tanggungjawab yang besar yang harus diselesaikan di dunia. Sengaja tidak membayar atau mengabaikan utang akan sangat beresiko di akhirat kelak.

Hal ini karena masalah utang menyangkut haqqul adami ( hak sesama manusia) dan hanya akan selesai jika kedua belah pihak saling rela dan mengikhlaskan. Jika seseorang meninggal dunia maka utang akan menjadi tanggungjawab atau kewajiban ahli warisnya. Utang seringkali membuat seseorang terbebani bahkan frustasi. Karena utang seringkali diikuti oleh rasa ketakutan, kelelahan, kelemahan dan kekikiran.

Sebagai seorang muslim yang bertaqwa  kita diwajibkan untuk membayar utang dan menyegerakannya. Kita harus menyelesaikan nya sesuai kesepakatan, jangan sampai kita luput dari janji agar kepercayaan kepada diri tidak luntur. Lantas bagaimana caranya agar kita dapat menyelesaikan utang dalam artian membayar atau mengembalikannya? Berbagai ikhtiar, daya dan upaya harus kita lakukan untuk melunasi utang dengan segera, dan tak terlepas dari ikhtiar doa.

Mengutip dari laman NU Online ada do’a doa yang bisa kita amalkan ketika terlilit utang, sehingga dengan izin Allah SWT kita akan terbebas dari jeratan utang.

Berikut doa pelunas hutang yang diajarkan Rasulullah SAW

1. Jika memasuki waktu pagi dan sore,  Rasulullah SAW mengajarkan kepada seorang sahabat Anshar, sebagaimana diriwayatkan Abu Dawud dalam hadist  1555  berikut :

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ

[Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hammi wal hazan. Wa a‘ûdzu bika minal ‘ajzi wal kasal. Wa a‘ûdzu bika minal jubni wal bukhl. Wa a‘ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl]

Artinya :

” Ya Allah aku berlindung kepada Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada Mu dari lilitan utang dan tekanan dari orang-orang.”

2. Diriwayatkan Sayyidina Ali dan dicantumkan oleh imam An- Nawawi dalam karyanya Al-Adzkar.

 َللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allâhummakfinî fi halâlika ‘an harâmik, wa aghninî bi fadhlika ‘amman siwâk

Artinya :

” Tuhanku cukupilah diriku dengan jalan (harta) yang Engkau halalkan, bukan jalan ( harta) yang Engkau haramkan, dan lengkapilah diriku dengan kemurahan-Mu, bukan kemurahan selain diri-Mu.”

Meskipun utang diperbolehkan alangkah baiknya jika kita menghindarinya, agar tidak terbebani bik di dunia maupun di akhirat.

3. Setelah doa kita dikabulkan oleh Allah SWT, sehingga mendapat rejeki dan dapat melunasi utang, jangan lupa membaca do’a berikut sebagai wujud syukur.

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِيْ أَهْلِكَ وَمَالِكَ وَجَزَاكَ خَيْرًا

Bârakallâhu laka fî ahlika wa mâlika, wa jazâka khairan

Artinya: “Semoga Allah menurunkan keberkahan bagimu terutama untuk keluarga dan hartamu. Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan-Nya.”

Doa ini merupakan bentuk terimakasih kepada orang yang telah berbuat baik yang telah memberikan pinjaman.

Itulah doa-doa pelunas utangyang bisa kita amalkan agar kita bisa segera melunasi utang. Semoga Allah senantiasa melindungi, mengampuni dan mengabulkan doa kita, Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *